Breaking News

Selasa, 17 Januari 2017

Bersamamu

Hari itu tak pernah kita rencanakan sebelumnya. Tiba-tiba saja kita berjumpa, lalu semakin dekat seiring waktu. Semuanya berjalan sendiri, sampai akhirnya kita tahu bahwa waktu berperan menautkan hati. Kita sepakat untuk satu tujuan; saling membahagiakan. Sepakat untuk menumbuhkan perasaan hari ke hari. Berkomitmen menjaga satu sama lain.

Aku ingin selalu memastikan kamu baik-baik saja, itulah mengapa aku sering berlebihan ketika kamu sedang tak baik-baik saja. Aku minta maaf soal itu. Tak ada niat lain selain ingin kamu baik-baik saja. Sebab, aku yang teramat cinta. Aku selalu belajar untuk tetap berpikir jernih kala kamu tak ada kabar; sebuah hal yang begitu sulit aku lakukan sebelumnya.

Aku selalu senang ketika kamu menjadikanku tempat berbagi. Membaca pesanmu panjang-panjang tak pernah melelahkan. Senang sekali ketika kita bertemu, kau bicara panjang tentang keseharianmu.

Aku tahu kita berbeda, punya dunia masing-masing, menyenangi hobi sendiri-sendiri. Kita sering tak sependapat. Kita harus semakin dalam untuk saling memahami. Sebab yang kita butuhkan itu bukan yang sehobi dengan kita, tapi memahami hobi kita. Bukan yang sama dunianya, tapi orang yang menerima dunia kita.

Aku ingin kita tak pernah lelah untuk saling memperjuangkan. Menempuh tualang panjang berdua memang tak akan mudah, sudah dan akan banyak ujian menghadang. Aku ingin kita tetap berpegangan, karena ku tahu itu menguatkan.

Mari saling menguatkan, bila salah satu dari kita mulai lemah. Jangan ragu tuk saling mengingatkan, kala aku atau kamu berbuat salah.

Aku bahagia bersamamu, ditemani olehmu, menemanimu. Kamu selalu tahu cara untuk mengubah hari yang menjemukan menjadi menyenangkan.

Yakinlah, kisah kita akan berakhir manis, perjuangan kita tak akan sia-sia; sampai waktunya tiba, kita berdampingan tapi tak lagi berdaya tuk berbuat apa-apa.

Cikarang, 17 Januari 2017
Untuk Indri Yunia Sara
Read more ...
Designed By Dea Alfi Fauzan