Saya tidak
mengatakan kalau yang berhasil lulus SNMPTN hanya beruntung belaka. Tidak, sama
sekali tidak. Jalur ini juga memiliki metode penilaian tersendiri, yang
sayangnya tidak pernah dibuka secara transparan, setidaknya hingga saat ini. Dan
yang lebih disayangkan, kebijakan penerimaan mahasiswa baru di hampir seluruh
universitas negeri menggunakan jalur ini sebagai pintu terbesar. Akan tetapi,
yakinlah bahwa jika kalian tidak lulus di jalur ini, masih banyak jalur lain
yang menanti untuk dimasuki.
Saban hari
Dianty meminta saya untuk menuliskan tips-tips bisa lolos SBMPTN. Tetapi waktu
itu masih dalam pekan UTS, sehingga saya menunda waktu penulisannya, dan
barulah sempat hari ini. Sebetulnya tidak ada tips khusus saya dulu bisa lolos ke
jurusan Hubungan Internasional UIN Jakarta. Karena kalian telah memilih jurusan
mana yang diminati, saya pun tidak akan membahasnya. Hanya, jangan khawatir.
Dalam tes ini tidak ada Universitas yang tidak mau di nomor duakan. Semuanya
terserah kalian, yang jelas nanti dilihat nilai tertinggi. Jika di prioritas
satu kalian berhasil lolos, maka prioritas dua dan tiga tidak akan dilihat
lagi. Jika yang pertama tidak lolos, dilihat prioritas kedua. Begitu
seterusnya. Tidak ada universitas favorit yang tidak mau di nomor duakan
disini.
Belajar Lebih Keras
Tidak ada yang
bisa memungkiri hal ini. Kalian akan berhadapan dengan ratusan ribu orang yang
menginginkan kursi di universitas. Ini sangat berbeda dengan ujian-ujian lain yang
telah kalian hadapi, UN sekalipun. Ini tentang persaingan, saling sikut,
pertarungan orang dengan orang. Semakin favorit jurusan yang kalian minati,
maka (harusnya) makin keras kalian dalam belajar.
Raih nilai
setinggi-tingginya. Namun, kalian harus punya strategi. Isi yang kalian
betul-betul yakin saja, karena salah berarti minus. Meski harus kalian pelajari
semua, tetapi belajarlah untuk fokus. Fokus di beberapa materi dulu sehingga
kalian betul-betul bisa mengerjakannya dengan cepat. Saat ini banyak bertebaran
tips-tips mengisi cepat dan tepat. Tetapi intinya, belajar lebih keras dari
biasanya. Jika kalian biasa menghabiskan waktu sejam untuk belajar dalam
sehari, tambah lagi hari demi hari. Ingat selalu, bahwa ini masa depan kalian.
Kalian sendiri yang menentukan.
Percaya Diri
Saat tes nanti,
kalian akan bertemu dengan orang-orang dengan wajah yang meyakinkan. Mereka
terlihat santai dalam menyikapi tes ini, yakin akan lolos. Kalian pun harus
seperti itu, datanglah dengan wajah meyakinkan. Jangan buka lagi materi sesaat
sebelum tes. Selesaikan itu di rumah. Ketika telah mencapai tempat tes, jangan
belajar lagi. Itu malah akan memperlihatkan ketidaksiapan kalian, dan malah
akan membuat jantung berdebar lebih kencang. Sebelum berangkat, pastikan kalau
kalian sudah siap dengan materi yang akan diujikan. Melangkah lah dengan
percaya diri. Tetapi, yang berlebihan itu tidak baik, bukan? Percaya diri
sewajarnya.
Jangan lupa
untuk survei tempat tes kalian sehari sebelumnya. Peserta perang haruslah tau
medan perang yang akan dihadapi. Bersiap-siaplah jika mendapat medan yang tidak
biasa. Ada yang di aula, biasanya tidak mendapat meja, jadi kalian harus
membawa papan jalan. Ada pula yang di tribun, sama seperti aula, tribun tidak
mendapatkan meja. Dan yang paling nyaman adalah di ruang kelas. Saya telah
mengalami ketiganya. :D
Soal SBMPTN Tidak Susah, Kok
Ketika melihat
contoh-contoh soal tahun lalu, mungkin memang akan terlihat lebih rumit dari
soal yang sering kalian hadapi saat sekolah. Namun, jenis soal yang mirip tiap
tahun, akan membantu kalian dalam mengerjakannya. Kalian bisa belajar dari
pembahasan. Tetapi percayalah, itu tidak lebih sulit dari UN jika kalian betul-betul
memahami. Hanya saja, kalian merasa asing karena baru bertemu tipe soal seperti
itu. Bedanya dengan UN, kalian telah menghadapi jenis soal seperti itu tiga
tahun. Intensif belajar selama 6 bulan. Tentu berbeda dengan tipikal soal
SBMPTN yang baru saban hari kalian temui.
Jangan pernah
merasa bahwa soal SBMPTN itu susah. Yakinlah bahwa nanti soal yang kalian
hadapi akan bisa kalian kerjakan. Teruslah latihan soal, karena nanti kalian
akan terbiasa sendiri dengan tipe soal seperti itu. Kalau kalian merasa SBMPTN
susah, silakan cari soal SIMAK-UI. Saya pernah mengikuti tes mandiri UI ini.
Bahkan saya hanya termenung menyaksikan soalnya selama puluhan menit.
Hadapi!
Tinggal
beberapa langkah lagi kalian akan tiba di depan pintu gerbang. Pilihan ada di
kalian, mau berusaha keras untuk membuka gembok gerbang itu, atau menyerah lalu
balik kanan, dan membiarkan orang lain mengambil tempat kalian. Kalian mungkin
akan bercucuran keringat dalam percobaan membukanya, bahkan akan banyak luka
yang akan kalian derita.
Jangan jemu,
apalagi mudah menyerah. Tempat yang indah memang terbatas, dan hanya yang layak
yang bisa menempatinya. Langkahmu sudah sejauh ini, kalau harus kembali dengan
tangan hampa, buat apa?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar